Ketika rasa itu hadir,
ia sangat membuat ku bahagia, menghiasi setiap hariku, mengisi hari-hariku dengan senyuman. Perasaan ini sungguh membuat
ku jadi tak menentu, membuat segala yang ku alami menjadi sangat berarti,
apalagi pabila hariku ku lewati bersamaNya. Awal rasa itu hadir, begitu
menyisipkan sejuta harapanku bersamanya, kukatakan semua rasa yg kumilliki, ku
ungkapkan semua yang ada di sanubari. Rasa ini bak sebuah mimpi, yang rasanya
aku tak ingin terbangun, agar rasa ini tak sirna dari hidupku… sungguh, saat-saat yang indah yang pernah ku
alami,,,
Sebelumnya, tak pernah
terpikir olehku terhadap keputusan yang aku ambil, aku anggap, rasaku tak
salah, toh dia juga memberi respon yang kuartikan ia tidak menolakku, bahkan
akupun tak peduli dengan keadaan dia
sekarang, aku tak peduli ada seseorang yang telah singgah dihatinya. Dalam
history hidupku, ini adalah tindakan aneh yang pernah aku ambil.
Sekarang,
mungkin aku belum mengerti terhadap keputusan ini, aku belum mampu menerima
kata-kata orang yang menganggap keputusan yang ku ambil adalah salah.
Menurutku, semua keputusan yang aku ambil adalah benar, karena dia SEPERTINYA
tidak akan menyakitiku. Andaikan rasa ini salah, tentu dari awal aku tak mau
memulainya, karena aku juga manusia yang mempunyai perasan, yang mampu melihat
dan memahami perasaan orang lain. Dan andaikan rasa ini salah, tak mungkin
sampai saat ini ia masih bertahta di singgasana hatiku. Sudahlah, aku tetap
dengan keputusanku, dan tetap dengan anggapanku, bahwa semuanya adalah benar.
Sekarang aku mulai
berfikir terhadap perkataan mereka yang
menganggap keputusan yang aku ambil adalah salah. Ku mulai berfikir dengan
keputusan nekat yang aku ambil, bahkan aku mulai merasakan gejolak hati yang
sebelumnya belum pernah aku rasakan. Kebahagiaan yang sebelumnya selalu aku
alami, sekarang seolah berubah bak boomerang yang selalu memborbardir
perasaanku. Bagaimana tidak, hatiku begitu tersiksa dengan caranya, caranya
yang memperlakukan aku seperti tanpa ada perasaan. Sering kupertanyakan, adakah
dia orang yang tidak punya perasaan ? apakah dia sudah benar-benar melupakan
aku ? ATAUKAH dia hanya mempermainkan aku seperti kata teman-temanku ???
hemz,,, aku tak mau gegabah, mungkin sekarang rasaku kepadanya membuat hatiku
sempit, sehingga tak mampu melihat luasnya dunia yang ada di luar sana. Aku
juga tak mau menganggap perasaan yang aku rasakan adalah salah, karena ini
semua merupakan proses, bagaimana caraku ketika aku diperlakukan tisak sesuai
dengan apa yang aku harapkan,,, dan
mungkin setelah ini, aku tahu, bahwa sangat menyakitkan ketika rasa yang kita
miliki tak terbalaskan, dan seolah rasa yang kita miliki di permainkan,,, dan
bisa jadi, ini adalah KEMENANGAN BESAR buat dia yang mampu menaklukkan hati
kecilku yang telah totalitas Mencintainya.
Semua yang telah aku
lakukan, aku lalui bersamanya tak pernah aku sesali, Karena dibalik sakitnya
hatiku sekarang, sebelumnya ada rasa bahagia yang aku rasakan. Dibalik sakitnya hatiku sekarang ada sejuta
pelajaran yang harus aku ambil, aku harus HATI-HATI terhadap sikap wanita yang
seolah memberi harapan kepadaku, aku harus HATI-HATI dengan perasaanku, dan aku
tidak mau terjebak di untuk yang ke dua kali.
Jalan ini masih panjang,,,,