Minggu, 29 Juni 2014

FADILAH / KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH DI BULAN SUCI RAMADHAN



FADILAH / KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH 
RAMADHAN 1435 H / JUNI 2014 H



Ali bin Abi Thalib Ra. Berkata bahwa pada suatu waktu nabi Muhammad SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan sholat tarawih dibulan ramadhan; maka beliau bersabda :
Malam ke 1   : “Orang Mukmin terlepas dari dosanya pada permulaan malam (tarawih) bersih seperti hari dia dilahirkan dari kandungan ibunya”.
Malam ke 2   : “Dia diampuni dan juga kedua orang tuanya apabila keduanya mukmin”
Malam ke 3   : “Ada salah satu malaikat mengundang dari bawah Arsy’ : Mulailah bekerja maka Allah mengampuni dosamu yang telah lalu”.
Malam ke 4   : “Baginya pahala sebanyak pahala membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an”.
Malam ke 5   : “Allah member pahala kepadanya seperti pahala orang yang mengerjakan sholat di masjidil Haram, di masjid Madinah dan di masjid Aqsho”.
Malam ke 6   : “Allah member pahala kepadanya seperti pahala orang yang melakukan thawab di Baitul Ma’mur dan memohonkan ampun pula untuknya semua batu-batu dan tanah liat keras”.
Malam ke 7   : “Seakan-akan dia bertemu dengan Nabi Musa As.dan membantunya memerangi Fir’aun dan Haaman”.       
Malam ke 8   : “Allah SWT memberikan kepadanya seperti apa-apa yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim As”.
Malam ke 9   : “Seakan-akan dia telah mengerjakan ibadah seperti ibadahnya nabi Muhammad SAW”.
Malam ke 10 : “Allah memberikan Rejeki kepadanya berupa kebaikan di dunia dan di akhirat”.
Malam ke 11 : “Dia akan keluar dari dunia (mati) seperti hari dia dilahirkan dari kandungan ibunya”.
Malam ke 12 : “Besok hari kiamat dia datang dengan wajahnya bagus, seperti bulan purnama”.
Malam ke 13 : “Besok di hari kiamat dia selamat dari segala resiko”
Malam ke 14 : “Para malaikat telah datang memberikan persaksian bahwa dia sungguh-sungguh telah mengerjakan sholat tarawih, maka Allah tidak akan menghisapnya di hari kiamat”.
Malam ke 15 : “Para malaikat dan para pembawa Arsy dan kursyi memohon tambahnya kebaikan untuk dia”.
Malam ke 16 : “Allah mencatat dia bebas dan selamat dari Neraka dan bebas masuk surga”.
Malam ke 17 : “Dia diberi pahala sebanyak pahala para nabi”.
Malam ke 18 : “Salah seorang malaikat mengundang : “Hai Hamba Allah, sesungguhnya Allah telah ridho kepadamu dan kepada kedua orang tuamu”.
Malam ke 19 : “Allah mengangkat derajatnya di surga Firdaus”.
Malam ke 20 : “Dia diberi pahala sebanyak pahala para Syuhada’ dan Sholihin”.
Malam ke 21 : “Allah membangunkan untuknya sebuah rumah dari cahaya di surga”.
Malam ke 22 : “Dihari kiamat dia datang dengan keadaan aman dari segala macam rasa susah dan duka”.
Malam ke 23 : “Allah membangunkan untuknya sebuah kota di dalam surga”
Malam ke 24 : “Baginya 24 do’a yang akan dikabulkan”
Malam ke 25 : “Allah menghapuskan siksa kubur untuknya”
Malam ke 26 : “Allah meningkatkan baginya pahala selama 40 tahun”
Malam ke 27 : “Dihari kiamat dia melewati jembatan (Shirotol Mustaqim) dengan mudah lagi cepat seperti halilintar menyambar”.
Malam ke 28 : “Allah mengangkat 1000 derajat untuknya didalam surga”
Malam ke 29 : “Allah memberikan kepadanya 1000 ibadah haji yang mabrur (diterima)”
Malam ke 30 :  Allah berfirman : “Makanlah buah-buahan surge, mandilah dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku adalah Tuhanmu dan Engkau adalah hamba Ku”.


Dikutip dari Kitab Durrotun Nashihin
Oleh Dewan Asatidz Wal Asatidzah Ponpes Hubbul Aitam
                                                                                                      Lubuk Kupang  Kota Lubuklinggau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar